Kennedys mendaftar ke Mansfield Rule untuk mendorong transparansi yang lebih besar seputar keragaman dan inklusi di AS dan Inggris

Kennedy adalah salah satu dari kelompok Mansfield 5.0 AS dan salah satu yang pertama di Inggris yang mendaftar ke Aturan Mansfield sejak diluncurkan bulan lalu.

The Mansfield Rule, sebuah proyek yang dijalankan oleh Diversity Lab, adalah proses sertifikasi 12 bulan yang bertujuan untuk meningkatkan representasi pengacara yang secara historis kurang terwakili dalam kepemimpinan firma hukum. Aturan Mansfield dinamai Arabella Mansfield, pengacara wanita pertama di AS, dan terinspirasi oleh Aturan Rooney NFL, sebuah kebijakan yang mendorong tim NFL untuk mewawancarai setidaknya satu kandidat minoritas untuk posisi pelatih kepala.

Meskipun Mansfield Rule berasal dari AS, Mansfield Rule meluncurkan versi pertama yang berbasis di Inggris pada Juli 2021. Kami akan berpartisipasi dalam proyek di AS, dan termasuk di antara 14 firma hukum terkemuka yang menjalankan program tersebut di Inggris selama 12 bulan ke depan .

Aturan Mansfield mengukur apakah firma hukum telah mempertimbangkan setidaknya 30% perempuan, ras dan etnis minoritas, pengacara LGBTQ+, dan pengacara penyandang disabilitas untuk peran kepemimpinan puncak, promosi mitra ekuitas, peluang pitch klien formal, dan posisi lateral senior. Data terbaru menunjukkan bahwa dari 2017 hingga 2019, perusahaan Aturan Mansfield menumbuhkan keragaman ras dan etnis dari kepemimpinan puncak mereka lebih dari 30 kali lipat dari Perusahaan Aturan non-Mansfield.

Untuk mencapai sertifikasi, perusahaan harus:

  • Pertimbangkan setidaknya 30% pengacara yang secara historis kurang terwakili untuk 70% atau lebih peran kepemimpinan, komite, dan aktivitas perusahaan selama periode peninjauan 15 Juli 2021 hingga 14 Juli 2022
  • Lacak dan dokumentasikan susunan kandidat berdasarkan identitas demografis
  • Selesaikan survei check-in tiga bulan, enam bulan, dan tahunan serta permintaan pengumpulan data
  • Terlibat dalam pembangunan komunitas dan berbagi pengetahuan dengan perusahaan yang berpartisipasi.

Di AS, di mana program telah ditetapkan, kami adalah salah satu dari lebih dari 160 perusahaan AS dan Kanada yang mengejar sertifikasi Mansfield. Proses sertifikasi Mansfield Rule 5.0 yang disempurnakan memperkenalkan sejumlah persyaratan baru untuk perusahaan yang berpartisipasi, termasuk melacak kumpulan kandidat secara terpilah untuk mengukur dampak aturan oleh setiap kelompok yang kurang terwakili. Perusahaan juga harus: menambahkan opsi untuk identitas Timur Tengah dan Afrika Utara; pertimbangkan setidaknya 30% pengacara yang kurang terwakili untuk nominasi ke direktori Chambers USA untuk meningkatkan visibilitas pengacara tersebut; pertimbangkan 30% individu yang kurang terwakili saat merekrut dan mempromosikan peran staf profesional tingkat C atau tingkat senior lainnya.

Ingrid Hobbs, mitra Kennedys UK dan anggota dewan global mengatakan: “Sebagai Duta Besar Mitra D&I di Inggris, saya sangat bangga bahwa Kennedys menyatukan individu-individu dari seluruh dunia dengan budaya, bahasa, latar belakang, dan pengalaman mereka sendiri. Kami merangkul, menghargai, dan merayakan perbedaan karena kami memahami bahwa memiliki perspektif yang beragam dan pengalaman yang berbeda membantu kami mengatasi tantangan terberat dan menjadikan kami firma hukum yang lebih baik. Akibatnya, kami ingin mengikuti jejak rekan-rekan AS kami, dan bergabung dengan percontohan Aturan Mansfield ini segera setelah tersedia di Inggris.”

Mega Catalano, Mitra pengelola regional AS dan anggota dewan global mengatakan: “Kami memandang keragaman dan inklusi sebagai prioritas utama. Kami memahami bahwa penting untuk mewakili keragaman orang kami, klien kami dan komunitas kami, dan untuk menciptakan budaya inklusif di mana setiap orang, terlepas dari latar belakang, identitas atau keadaan mereka, dapat berkembang di tempat kerja.

Source link

Video Syarat dan Persyaratan Nikah di KUA dan Biaya Nikah bagi Calon Pasutri

Apa saja persyaratan untuk melangsungkan pernikahan ? Menikah adalah tahap kehidupan yang akan dilalui setiap orang dewasa, baik laki-laki maupun wanita dan dengan memenuhi sejumlah persyaratan tentunya. Syarat pernikahan itu dapat dikategorikan dalam beberapa aspek dan pada umunya persyaratan pernikahan berdasarkan hukum Negara dan hukum agama. Pada sisi pada suatu masyarakat hukum adat terdapat pula syarat-syarat pernikahan secara adat. Akan tetapi, pernikahan atau nikah itu sudah jalan hidupnya manusia.

Apa saja persyaratan nikah di KUA dan tentu ada yang bertanya-tanya biayanya berapa ? Ini penjelsannya berdasarkan Peraturan Pemerintah No 48 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2004 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Departemen Agama, menikah di Kantor Urusan Agama tidak dipungut biaya.

Menghilangkan
Untuk lengkapnya silahkan anda toton video di bawah ini:

Source link

Garuda Jajaki Restrukturisasi Utang Sewa dengan Lessor

Jakarta, CNN Indonesia —

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyatakan pihaknya sedang menjalin komunikasi intensif dengan Lessor Helice dan Atterisage (Goshawk) untuk menjajaki kesepakatan terbaik dalam upaya penyelesaian kewajiban usaha perseroan di luar proses hukum yang telah berlangsung.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyebut salah satu upaya tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kemungkinan penjajakan skema restrukturisasi maupun strategi alternatif penunjang lainnya.

Menurut Irfan, komunikasi sejauh ini terjalin dengan baik. Ia optimistis penjajakan tersebut dapat menghasilkan kesepakatan terbaik bagi seluruh pihak dengan memperhatikan aspek keberlangsungan usaha di tengah tekanan kinerja industri penerbangan di masa pandemi.

“Sejalan dengan adanya putusan LCIA tersebut, perseroan memastikan bahwa seluruh aspek kegiatan operasional penerbangan akan tetap berlangsung dengan normal,” ucap Irfan lewat rilis remis, Jumat (10/9).

Sebelumnya, Garuda kalah dalam kasus gugatan arbitrase di London Court of International Arbitration (LCIA) pada 6 September 2021.

LCIA memenangkan Lessor Helice dan Atterisage (Goshawk) terkait pembayaran uang sewa (rent) pesawat.

Dengan kekalahan itu, Garuda wajib membayar sewa pesawat dan kewajiban berdasarkan perjanjian sewa pesawat.

Selain itu, Garuda juga harus membayar bunga keterlambatan, serta biaya perkara Penggugat. Namun, tak dijelaskan berapa total biaya yang mesti dibayarkan Maskapai Nasional.

Menanggapi putusan tersebut, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga meminta perusahaan mempelajari putusan pengadilan tersebut guna menentukan langkah lanjutan yang bisa dilakukan.

“Kami sedang minta untuk Garuda mempelajari lebih lanjut kasus tersebut dan langkah-langkah apa yang bisa dilakukan,” ujar Arya dalam pernyataan suara yang dikirimkannya kepada wartawan, Kamis (9/9).

[Gambas:Video CNN]

(wel/sfr)


Sumber

Unik! Kisah Wanita Punya Saudara Kembar 2 Tahun Lebih Tua, Begini Penjelasannya

Suara.com – Salah satu keuntungan memiliki saudara kembar adalah bisa tumbuh besar bersama. Namun, wanita ini sukses dibuat kaget saat tahu bahwa saudara kembarnya berumur dua tahun lebih tua.

Kisah wanita bernama Sarah Sargent tersebut viral setelah dibagikan di media sosial. Sarah baru mengetahui fakta soal saudara kembarnya di umur 16.

Melansir The Sun, saat ini Sarah berumur 18 tahun. Sementara saudara kembarnya, Will, sudah berusia 20 tahun.

Sarah dan Will lahir dengan selisih umur 2 tahun. Tanggal lahir mereka juga berbeda, tak seperti saudara kembar kebanyakan.

Baca Juga:
Saudara Tiri Berulah, Pasangan Kekasih Ini Diabaikan Tamu Saat Gelar Acara Lamaran, Sedih!

Menurut Sarah, hal tersebut terjadi karena orangtuanya dulu melalui proses bayi tabung. Embrio Sarah dan Will tercipta di hari yang sama.

Meski begitu, orangtua Sarah memilih untuk hamil secara terpisah. Saat itu, embrio Sarah dibekukan selama 18 bulan sebelum akhirnya dikandung sang ibu.

Kisah Unik Wanita Punya Saudara Kembar Lebih Tua 2 Tahun (tiktok.com/@sar_sarge)
Kisah Unik Wanita Punya Saudara Kembar Lebih Tua 2 Tahun (tiktok.com/@sar_sarge)

“Orangtuaku punya anak lewat bayi tabung. Ibuku memproduksi banyak sel telur selama siklus bayi tabung,” jelasnya lewat TikTok.

“Salah satu embrio ini dikandung ibuku dan itulah ketika kakakku akhirnya lahir. Embrio lainnya dibekukan sehingga bisa digunakan di masa depan. Aku adalah salah satu dari embrio (yang dibekukan) dan aku dikandung 12 bulan setelah saudara kembarku lahir.”

Sarah menjelaskan bahwa dirinya lahir pada Oktober 2002. Sementara, sang kakak lahir pada Januari 2001.

Baca Juga:
Bak Pinang Dibelah Dua, Enam Ojol Ini Kelewat Mirip dengan Artis dan Pejabat

“Kami kembar karena kami terbentuk di rahim yang sama, tapi mereka mengeluarkanku dan memasukkanku ke dalam lemari pembeku sebagai embrio,” tambah Sarah.

Uniknya lagi, Sarah baru tahu bahwa ia punya saudara kembar karena sempat mengira dirinya adalah anak adopsi.

Saat berumur 16, Sarah selalu merasa bahwa dirinya bersikap dan berpenampilan berbeda dari anggota keluarga lainnya.

Namun, sang ayah malah berkata bahwa mereka yakin Sarah bukan anak adopsi, melainkan saudari kembar kakaknya yang lahir terlambat.

Kisah Unik Wanita Punya Saudara Kembar Lebih Tua 2 Tahun (tiktok.com/@sar_sarge)
Kisah Unik Wanita Punya Saudara Kembar Lebih Tua 2 Tahun (tiktok.com/@sar_sarge)

“Aku mengira ayahku bercanda dan berkata itu tidak mungkin karena aku dua tahun lebih muda. Saat itu dia menjelaskan cerita lengkapnya kepadaku.”

“Aku cukup bingung soal kami adalah saudara kembar. Ketika ayahku menjelaskan aku dibekukan selama dua tahun, jujur saja aku tidak bisa percaya.”

Sarah melanjutkan bahwa orangtuanya sengaja menunda memberitahu fakta tersebut karena tak ingin anak-anak mereka bingung.

Untuk itu, orangtua Sarah sengaja menunggu sampai mereka cukup dewasa untuk bisa menerima fakta yang ada.

“Aku paham itu, karena ini hal rumit untuk dipahami dan menjadi dewasa jelas membantuku untuk menerimanya,” tambah Sarah.

Sumber

Cegah flu burung, BKP Ternate musnahkan 77 ekor unggas

Source link

Presiden Jokowi : Perlu siapkan transisi dari pandemi ke endemi

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh pihak mulai menyiapkan transisi dari masa pandemi ke endemi karena COVID-19 belum diketahui kapan akan hilang.

“Karena kita tahu COVID-19 ini tidak mungkin akan hilang. Oleh sebab itu kita harus mulai menyiapkan transisi dari pandemi ke endemi,” kata Presiden Jokowi saat meninjau vaksinasi di SLB Negeri 1 Yogyakarta, Kabupaten Bantul, D.I.Yogyakarta yang dipantau dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jakarta, Jumat.

Presiden mengatakan seluruh pihak perlu mulai belajar hidup bersama dengan COVID-19. Hal tersebut penting agar masyarakat tidak memiliki euforia yang berlebihan dan tetap waspada terhadap bahaya COVID-19 yang setiap saat bisa menyerang.

Baca juga: Presiden Jokowi minta Gubernur DIY percepat vaksinasi

“Ini penting, saya sampaikan agar kita tidak euforia yang berlebihan, senang-senang yang berlebihan, karena kita dan semuanya harus sadar bahwa COVID-19 selalu mengintip kita,” ujarnya.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi mengingatkan masyarakat untuk terus berdisiplin menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan COVID-19, terutama menggunakan masker, serta protokol pencegahan lainnya, seperti mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Protokol kesehatan harus terus dilakukan, terutama memakai masker,” ujar Kepala Negara.

Baca juga: Presiden Jokowi tinjau vaksinasi untuk 375 pelajar SLB di Yogyakarta

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi meninjau vaksinasi COVID-19 bagi 375 pelajar sekolah luar biasa (SLB) di DIY.

“Vaksinasi bagi pelajar ini merupakan bagian dari upaya perluasan vaksinasi yang kita lakukan untuk kendalikan penyebaran COVID-19, terutama varian Delta, karena kita tahu, COVID-19 ini tak mungkin akan hilang,” ujar Presiden.

Dalam peninjauan vaksinasi di SLB Negeri 1 Yogyakarta itu, tampak mendampingi Presiden, yakni Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Baca juga: Presiden tinjau pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat di Bantul DIY

 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Source link

Gappri minta pemerintah tak naikkan cukai hasil tembakau pada 2022

Tarif cukai yang naik secara eksesif membuat pelaku IHT sulit untuk mempertahankan produksinya. Kondisi ini ditambah lagi dengan adanya pandemi COVID-19, yang memaksa pelaku IHT untuk melakukan sejumlah efisiensi.

Jakarta (ANTARA) – Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) meminta pemerintah untuk memberikan relaksasi kepada industri hasil tembakau (IHT) dengan tidak menaikkan cukai pada 2022, karena IHT masih membutuhkan 3 tahun untuk memulihkan diri.

Ketua Umum Gappri Henry Najoan mengatakan kenaikan cukai pada tahun 2020 dan 2021 memberikan dampak signifikan terhadap IHT, sehingga produksi rokok legal menurun hingga sebesar 60 miliar batang.

“Tarif cukai yang naik secara eksesif membuat pelaku IHT sulit untuk mempertahankan produksinya. Kondisi ini ditambah lagi dengan adanya pandemi COVID-19, yang memaksa pelaku IHT untuk melakukan sejumlah efisiensi,” katanya di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Wamenkeu paparkan empat faktor kebijakan cukai hasil tembakau

Bila Pemerintah kembali menaikkan tarif cukai secara eksesif tahun depan, lanjutnya, dikhawatirkan pelaku IHT tidak mampu bertahan yang dampaknya mengancam mata pencaharian hampir 6 juta tenaga kerja dalam mata rantai IHT.

“IHT bukan hanya industri yang padat karya namun juga padat aturan. GAPPRI berharap nanti ada omnibus law khusus untuk IHT,” katanya.

Henry juga berharap akan ada peta jalan (roadmap) IHT yang berkeadilan yang tidak hanya memberikan kepastian hukum tapi juga memberikan exit strategy bagi IHT.

Baca juga: Anggota DPR minta pemerintah bijak terkait rencana kenaikan CHT

Anggota Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto mengatakan IHT adalah agro industri yang menggerakkan ekonomi di pedesaan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

“Kami mendukung penuh wacana tidak menaikkan cukai, namun kami juga berharap wacana ini juga dapat menyejahterakan petani,” katanya dalam dialog publik virtual dengan tema: “IHT: Merdeka atau Mati?”

Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan bahwa banyak intervensi asing yang ingin menghilangkan IHT Indonesia.

“Agenda global ini kemudian masuk ke peraturan di banyak negara. Ini membuat seakan-akan tembakau itu hanya urusan kesehatan saja. Padahal ada buruh, petani, dan lain-lain,” ujarnya.

Baca juga: Akrindo: Kenaikan cukai rokok berdampak pada sektor ritel dan UKM

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar (Mintemgar) Kementerian Perindustrian, Edy Sutopo menyampaikan usulannya untuk tidak menaikkan cukai rokok, karena ekonomi IHT masih belum pulih, dan jika cukai tetap dinaikkan, rokok ilegal akan semakin meningkat peredarannya.

“Kami juga mendorong kesejahteraan petani ditingkatkan melalui DBHCHT (dana bagi hasil cukai hasil tembakau) dan terus mendorong pembatasan importasi tembakau dan kemitraan komunitas petani agar petani tembakau kita semakin sejahtera,” ungkap Edy.

Menurutnya, belum waktunya melakukan revisi PP 109 Tahun 2012, selain itu sistem 10 layer yang diterapkan merupakan sistem yang paling adil.

Senada dengan itu Asisten Deputi Pengembangan Industri, Kementerian Koordinator Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Atong Soekirman menilai regulasi yang mengatur IHT saat ini telah sukses, dan tidak ada urgensi untuk melakukan revisi PP 109 Tahun 2012.

Atong mengungkapkan bahwa Kemenko Perekonomian saat ini sedang menyusun roadmap IHT yang komprehensif. Beberapa pihak telah diundang untuk berdiskusi tentang roadmap ini, dan beberapa waktu ke depan Kemenko Perekonomian akan mengundang Kementerian Keuangan serta Kementerian Kesehatan.

“Penyusunan roadmap yang sedang dijalankan oleh Kemenko Ekonomi adalah untuk mencari titik keseimbangan antara kepentingan semua pihak,” katanya.

Menurutnya, angka kenaikan cukai yang ideal adalah 3-8 persen, sebab jika lebih dari itu, peredaran rokok ilegal pasti akan meningkat.

Pewarta: Subagyo
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Source link

Status Hukum Adhyaksa Dault Usai Dilaporkan ke Bareskrim Kasus Dugaan Penipuan

Status Hukum Adhyaksa Dault Usai Dilaporkan ke Bareskrim Kasus Dugaan Penipuan
Adhyaksa Dault di Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Prasetio Edi, Jakarta Pusat, Senin (01/07). Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan

Mantan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka, Adhyaksa Dault, dilaporkan ke Bareskrim Polri pada 16 Maret 2021. Adhyaksa yang juga pernah menjabat Menpora itu dilaporkan terkait dugaan penipuan.

Penyidik Bareskrim juga sudah memeriksa Adhyaksa Dault. Lalu bagaimana status hukumnya sekarang?

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian mengatakan, status kasus tersebut masih penyelidikan. Pihaknya belum menetapkan tersangka dalam laporan tersebut.

“Masih penyelidikan,” kata Andi kepada kumparan, Jumat (10/9).

Andi menyebut, pemeriksaan Adhyaksa Dault dilakukan secara virtual oleh penyidik kemarin, Kamis (9/9).

“Diperiksa secara virtual,” ujar Andi.

Adhyaksa Dault menjabat Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka pada 2013-2018. Dia juga pernah menjabat sebagai Menpora pada 2004-2009.

Adhyaksa dilaporkan oleh seseorang pada 16 Maret 2021. Laporan tersebut tercatat di SPKT Bareskrim dengan nomor LP/B/0169/III/2021/Bareskrim.

Adhyaksa Dault dilaporkan dengan tiga pasal, yakni Pasal 378 KUHP terkait tindak pidana penipuan, Pasal 372 KUHP terkait dugaan penggelapan, dan Pasal 263 KUHP soal dugaan pemalsuan surat.

Peristiwa ini terjadi pada 2018 saat Adhyaksa masih menjadi Ketua Kwartir Nasional.

Source link

Siswa Berkebutuhan Khusus Raih 5 Penghargaan di Kompetisi Tata Rias Internasional

LIMA penghargaan berhasil diraih siswa berkebutuhan khusus di ajang kompetisi tata rias internasional Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021. Kelima penghargaan yang mengharumkan nama Indonesia tersebut adalah 2nd Runner Up, Best of Unique Design, Best of The Synopsis, Best of The Country from Indonesia, dan The Most Popular Vote. 

Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021 berlangsung pada Rabu, 8 September 2021, secara daring. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) memfasilitasi para peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK) untuk mengikuti ajang internasional tersebut secara semi daring di Bandung, Jawa Barat.

Berikut nama-nama PDBK yang meraih penghargaan dalam Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021.

1. 2nd Runner Up, diraih oleh Rezky Aulia Putri dari SLB Negeri 1 Bantul, DI Yogyakarta.

2. Best of Unique Design, diraih oleh Sri Susilawati dari SLB Negeri Cipatujah, Jawa Barat.

3. Best of The Synopsis, diraih oleh Rachel Ramadhini dari SLB Prof. Dr. Sri Soedewi Masjchun Sofwan,

SH Jambi.

4. Best of The Country from Indonesia, diraih oleh Rezky Aulia Putri dari SLB Negeri 1 Bantul, DI

Yogyakarta.

5. The Most Popular Vote, diraih oleh Angelica Salwa Muharam dari SLB Negeri 1 Jakarta.

General Secretary of CIDESCO Section Indonesia, Wiena Latifah Sari mengatakan, tahun ini merupakan pertama kalinya Cidesco Make Up and Body Art Competition dilaksanakan secara virtual di waktu yang bersamaan dengan negara lain (real time) dengan durasi lomba selama lima jam dan diumumkan langsung setelah penjurian di hari yang sama. 

“Biasanya tahun sebelumnya selalu offline dan berbeda-beda tiap negara,” katanya saat ditemui usai pengumuman Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021 di Bandung, Jawa Barat, (8/9).

Ia menjelaskan, sebelum pandemi Covid-19, siswa berkebutuhan khusus yang mengikuti Cidesco Make Up and Body Art Competition dikirim ke Chicago, Amerika Serikat, dan mendapatkan penghargaan Best Special Award for Performance.  Kemudian tahun ini lomba dikemas dengan perencanaan yang matang sehingga bisa menarik dan berjalan dengan adil, serta bisa disaksikan di seluruh dunia secara bersamaan. 

Terkait tata rias tubuh atau body art dan body painting, Wiena mengaku teknik ini masih agak asing di Indonesia. Teknik tata rias ini kemudian diperkenalkan ke Indonesia dan ternyata cukup diminati.  “Kita tidak menyangka karena kita hanya membuka satu kategori saja, yaitu profesional dan student. Jadi menurut saya ini patut diapresiasi untuk lomba secara virtual ini,” katanya.

Ia kemudian menjelaskan beberapa kriteria penilaian dalam Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021. “Kriterianya itu menyangkut dengan kebersihan dan higienis, karena di Cidesco ini kebersihan diutamakan, jadi tidak boleh berantakan. Selain itu dinilai juga pewarnaan desain, lalu kesesuaian dengan tema, dan performance dari presentasi,” ujarnya.

Wiena menuturkan, para siswa berkebutuhan khusus yang mengikuti Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021 melakukan presentasi hasil karya mereka melalui penampilan model di catwalk. “Jadi model Siaran Pers Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sudah di-briefing sama mereka, sesuai dengan yang mereka mau. Jadi misalnya model memperagakan seperti ada pose di laut. Nah, itu terserah mereka. Semua konsep mulai dari sinopsis, desain, dan presentasi itu dari mereka semua. Luar biasa,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi semua karya lomba siswa berkebutuhan khusus dalam Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021. Wiena berpesan untuk semua anak kebutuhan khusus agar tidak menganggap diri sendiri lemah dan harus percaya diri bahwa setiap anak memiliki talenta untuk diapresiasi, bahkan level internasional.

Siswa berkebutuhan khusus yang mengikuti Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021 memiliki keterbatasan dalam indera pendengaran. Sebanyak sembilan peserta dari Indonesia itu merupakan tuna rungu sehingga setiap siswa didampingi oleh seorang guru pendamping. Guru pendamping dari Provinsi Bangka Belitung, Puspitasari, mengungkapkan kisahnya dalam mendampingi Griska Septiana dari SLB Negeri Muntok, Kepulauan Bangka Belitung. 

Griska merupakan peraih Medali Perak pada Lomba Kompetensi Siswa Nasional (LKSN) PDBK tahun 2020. Meskipun Griska belum berhasil meraih penghargaan dalam Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021, perjuangan Griska dan motivasinya patut menjadi inspirasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus lainnya.

Puspitasari mengungkapkan tantangan dan kesulitan yang dihadapi selama persiapan dan pelaksanaan lomba. “Kalau tantangan pasti ada karena siswa kita semuanya penyandang tuna rungu. Kami selaku pendamping pasti merasa kesulitan karena selama ini yang kami ajarkan hanya sebatas make up fantasi, sedangkan di Cidesco ini siswa harus mampu di bidang body painting, itu keseluruhan badan,” tuturnya. 

Ia mengatakan, Griska dan peserta lain merasa kesulitan dengan durasi lima jam yang dinilai kurang cukup. “Karena kita dikasih hanya lima jam, mulai dari perlengkapan, memasang aksesoris dari ujung rambut hingga ujung kaki, jadi agak keteteran. Bahkan sampai di hari terakhir latihan, mereka masih belum selesai dalam lima jam. Tapi hari ini pas lomba, mereka bisa selesai dengan baik,” katanya.

Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021 mengangkat tema ‘Beauty of Tropical Paradise’. Dari tema tersebut, Puspitasari dan Griska mengangkat tema ‘Green Iguana’. Tema tersebut menjadi kesepakatan keduanya setelah melalui proses diskusi. 

Puspitasari mengatakan, ia dan Griska selalu bekerja sama dan berdiskusi untuk mencapai kesepakatan dalam melakukan latihan dan persiapan lomba. Menurutnya, Griska termasuk anak yang mudah diajak diskusi meskipun usianya termasuk yang paling muda di antara peserta lain, yaitu 16 tahun.

Puspitasari kemudian menyampaikan pesan kepada anak-anak berkebutuhan khusus lainnya di Indonesia agar tidak takut berkompetisi dan pandai mencari peluang. 

“Kita aja kalau dipikirin logis, anak disabilitas ini saingannya dengan orang profesional, dengan orang normal. Itu kalau dipikirin pakai logika, orang enggak tahu. Emangnya bisa? Tapi hari ini dibuktikan bahwa siswa (berkebutuhan khusus) Indonesia bisa bersaing di tingkat internasional dengan orang-orang normal,” tuturnya sambil meneteskan air mata karena bangga dengan capaian

Griska. 

Pelaksana Tugas Kepala Puspresnas Kemendikbudristek, Asep Sukmayadi, mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK) di ajang Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021. “Alhamdulillah, sampai saat ini masih berkesempatan untuk melejitkan prestasi talenta ke ajang internasional, kami bangga terhadap kalian yang tak kenal lelah untuk berkembang,” kata Asep.

Menurutnya, prestasi yang diraih untuk mencapai kompetisi internasional ini tentu tidak mudah karena perlu perjuangan. Selain itu juga didukung oleh peran sekolah serta kemampuan dan kemauan PDBK untuk menggapai mimpi yang besar. Sinergi antara Pemerintah dan lembaga/yayasan terkait perlu dilakukan untuk mengantarkan talenta-talenta berprestasi juara-juara pada level Internasional. 

Semoga capaian-capaian yang sudah diperoleh bisa menambah semangat, motivasi dan kekuatan bagi kita semua untuk pengembangan prestasi. “Dengan prestasi, banyak sekali manfaat yang akan diperoleh. Talenta berprestasi berhak mendapatkan jaminan karier belajar. Selain itu, berprestasi akan mempermudah jalan kalian ke depan untuk menuju karier yang profesional,” ujar Asep.

Puspresnas Kemendikbudristek memfasilitasi keikutsertaan peserta didik berkebutuhan khusus dalam Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021 secara semi daring. Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021 diikuti oleh sembilan siswa berkebutuhan khusus dari delapan provinsi. Sebanyak tujuh siswa mengikuti lomba secara luring di Bandung, Jawa Barat, dan dua siswa mengikuti lomba secara daring. 

Cidesco Make Up And Body Art Competition adalah kompetisi tahunan tingkat internasional dalam bidang kecantikan yang ditujukan untuk mengidentifikasi dan mengapresiasi penata rias terbaik di dunia. CIDESCO atau Comité  International d’Esthétique et de Cosmétologie adalah organisasi yang memiliki anggota yang terdiri dari sekolah kecantikan, pusat kecantikan, dan siswa kecantikan bersertifikat Cidesco yang ada di lebih dari 40 negara di 5 benua.

Kompetisi ini terbuka bagi para profesional maupun para pelajar. Tema Cidesco Make Up And Body Art Competition pada tahun ini adalah ‘Beauty of Tropical Paradise’. (RO/OL-10)


Source link

Serangan 11 September: Cerita Imam Indonesia di New York, ketika citra Islam ‘ikut runtuh’, ia dipeluk tetangga Katolik dan dikirim bunga oleh pendeta

  • Endang Nurdin
  • BBC News Indonesia

Shamsi Ali.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar,

Imam Indonesia di New York, Shamsi Ali mengatakan bila Islam diibaratkan gedung, Serangan 11 September juga meruntuhkan Islam.

New York, Selasa pagi, 11 September 2001. Jarum jam belum bergerak jauh dari pukul 09:00 pagi.

Ketika kepanikan mengguncang warga kota karena dua serangan atas Twin Towers World Trade Centre (WTC), komunitas Muslim mulai menjadi sasaran kemarahan warga setempat.

Saat itu telah tersiar kabar kelompok ekstremis al-Qaida yang bertanggung jawab atas serangan paling mengerikan dalam sejarah Amerika Serikat dan dunia.

serangan 11 September di New York.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar,

Serangan di dua gedung WTC menewaskan lebih dari 2.600 orang.

Imam Indonesia, Shamsi Ali, yang pagi itu tengah menuju tempat kerjanya di PTRI, PBB, termasuk di antara yang merasakan dampaknya, bukan secara fisik, namun berupa cacian.

Source link

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai