Pamekasan (ANTARA) – Kantor Bea Cukai Madura, Jawa Timur memberikan sanksi denda kepada para produsen rokok ilegal yang terbukti memproduksi dan menjual rokok tanpa pita cukai di sejumlah toko dan pasar tradisional di Pulau Madura, Jawa Timur.
“Selain memberikan sanksi denda dengan membayar sejumlah uang, kami juga memberikan teguran kepada perusahaan rokok yang terbukti memproduksi dan menjual rokok tanpa pita cukai tersebut,” kata Pemeriksa Bea Cukai Madura Tesar Pratama dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Kamis.
Sebanyak enam merk rokok ilegal atau tanpa pita cukai ditemukan petugas dijual bebas di sejumlah toko dan pasar tradisional di Pulau Madura dengan harga jauh lebih murah, yakni antara Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per bungkus.
Menurut Tesar, temuan adanya peredaran rokok ilegal, yakni rokok tanpa pita cukai itu, saat pihaknya menggelar operasi gabungan antara pihak Kantor Bea Cukai Madura, Pemkab Pamekasan, Polres dan TNI dari Sub Denpom V/4-3 Pamekasan beberapa waktu lalu.
Fokus operasi di 13 pasar tradisional di Kabupaten Pamekasan. Saat ini pihaknya berhasil menyita sebanyak 50.296 batang rokok ilegal.
“Dari sebanyak 50.296 batang rokok ilegal yang berhasil kami sita ini, potensi kerugian negara mencapai Rp26 juta lebih,” katanya, menjelaskan.
Operasi pasar oleh tim gabungan ini merupakan bagian dari operasi kegiatan pemberantasan barang kena cukai (BKC) ilegal di bawah koordinasi Kantor Bea dan Cukai Madura.
Kala itu, tim menyusuri pasar dan toko di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pamekasan. Antara lain di Kecamatan Pamekasan, Tlanakan, Pademawu, Galis, Kecamatan Larangan dan Kecamatan Kadur.
Selain menggelar operasi dan menyita rokok ilegal yang tidak bercukai, petugas juga menyampaikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat tentang ketentuan peredaran rokok ilegal dan larangan peredaran rokok ilegal.
“Melalui operasi ini, kami mau menurunkan angka peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Pamekasan ini secara khusus dan Madura pada umumnya, sekaligus juga memberikan arahan kepada masyarakat terkait bahaya rokok ilegal,” katanya, menjelaskan.
Tesar menjelaskan, peredaran rokok ilegal mempengaruhi penerimaan cukai hasil tembakau yang pada akhirnya juga akan berimbas pada penerimaan DBHCHT di tiap daerah penghasil tembakau.
Padahal dari hasil cukai ini, masyarakat akan merasakan manfaatnya, karena dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) pada akhirnya diperuntukkan bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, DBHCHT yang diterima oleh pemerintah daerah diperuntukkan bagi upaya peningkatan kesejahteraan, peningkatan layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, disamping pemberantasan peredaran rokol ilegal atau rokok tidak bercukai.
Pada operasi itu, petugas juga mengingatkan kepada para pedagang, pemilik toko dan kios di sejumlah pasar tradisional yang menjadi sasaran operasi agar tidak lagi menjual rokok ilegal atau rokok yang dikenal oleh warga Pamekasan dengan sebutan “durno” ini.
Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan kader-kadernya untuk mewaspadai ancaman kejahatan politik yang dapat memecah belah keutuhan dan persatuan partai.
AHY, dalam pidatonya yang dibacakan pada peringatan HUT ke-20 Partai Demokrat di Jakarta, Kamis, menyebut kejahatan politik tidak hanya dapat dialami oleh Partai Demokrat, tetapi juga partai politik dan kelompok masyarakat lainnya.
Untuk kasus Demokrat, AHY merujuk kejahatan politik itu pada pertemuan di Sibolangit, Deli Serdang pada Maret 2021. Dalam pertemuan itu, beberapa eks kader memilih Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko sebagai ketua umum partai menggantikan AHY.
Walaupun demikian, Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly pada akhir Maret 2021 menolak hasil pertemuan di Sibolangit juga menolak perubahan AD/ART dan daftar pengurus partai yang diusulkan oleh kelompok pimpinan Moeldoko.
“Perjuangan belum selesai. Pada kesempatan yang baik ini, saya melaporkan ke seluruh kader dan masyarakat Indonesia, upaya merampas Partai Demokrat masih berjalan,” sebut AHY.
“Para perusak demokrasi masih berupaya menggugat dan membatalkan keputusan Pemerintah melalui jalur PTUN, termasuk kemungkinan judicial review melalui Mahkamah Agung,” terang Ketua Umum DPP Partai Demokrat.
Oleh karena itu, AHY mengingatkan seluruh kadernya selalu waspada dan tetap mengawal seluruh proses hukum yang dijalani oleh partai.
“Yang kita perjuangkan bukanlah sekadar kekuasaan, melainkan tegaknya kebenaran dan keadilan, termasuk hukum di negeri ini,” tegas AHY di hadapan 10.000 anggotanya yang mengikuti acara secara virtual.
Dalam kesempatan itu, AHY juga meminta dukungan organisasi masyarakat sipil dan rakyat Indonesia untuk turut mengawasi penyelesaian gugatan KLB di PTUN serta kasus hukum terkait lainnya.
“Pesan saya kepada seluruh kader, teruslah mendekatkan diri kepada rakyat,” tegas AHY ke jajaran pengurus dan kadernya.
AHY membacakan Pidato Kebangsaan pada penghujung acara puncak peringatan dua dekade berdirinya Partai Demokrat di JCC, Jakarta, Kamis.
Di samping membahas isu-isu terkait KLB, AHY juga menyampaikan beberapa program kerja partai yang tujuannya meringankan beban rakyat selama situasi pandemi COVID-19.
AHY juga menyoroti masalah disinformasi, kualitas demokrasi di tanah air, dan tekanan yang dihadapi oleh perekonomian di dalam negeri.
Di tengah berbagai tantangan dan krisis yang dihadapi oleh Demokrat, AHY meminta kader-kadernya tetap menjaga kebersamaan dan kekuatan untuk bangkit.
“Mari kita jaga soliditas yang telah susah payah kita bangun dan pertahankan selama ini. Sekaligus, kita terus pupuk kecintaan dan kesetiaan kita terhadap Partai Demokrat, rumah besar perjuangan kita bersama,” pesan AHY ke kader-kader Demokrat.
ANTARA -Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menjadikan “sport science” sebagai pemandu utama prestasi olahraga dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Kamis (9/9) di Jakarta menyebutkan, ” sport science” nantinya secara terpusat akan ada di Cibubur, Jakarta dan di setiap daerah akan bekerja sama dengan perguruan tinggi.
(Rio Feisal/Fadzar Ilham Pangestu/Andi Bagasela/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)
Cristiano Ronaldo di Old Trafford. Foto: Twitter Manchester United.
Cristiano Ronaldo sudah kembali ke pelukan Manchester United. Pada Kamis (9/9) malam WIB, pihak tim memamerkan sang megabintang yang dengan gagah memasuki lapangan Stadion Old Trafford.
Tak hanya 'pulang' ke Manchester United, Ronaldo juga dipastikan akan memakai kembali nomor punggung 7 yang ia tinggalkan pada tahun 2009.
Ronaldo dan MU memang punya hubungan spesial, nama Ronaldo besar kala bermain untuk MU pada rentan tahun 2003-2009. Ronaldo berhasil membawa MU menjuarai 3 gelar Liga Inggris, 1 Liga Champions dan 1 trofi Piala Dunia Antarklub.
Pada Kamis (9/9) malam WIB, Manchester United, lewat akun sosial media resmi mereka, mengunggah video Ronaldo yang dengan gagah memasuki lapangan Old Trafford.
Di video tersebut, Ronaldo dengan gaya cool-nya berjalan dari lorong pemain. Ia berjalan sembari melirik ke area tribune, tempat suporter memuji namanya.
Saat menginjak lapangan stadion, Ronaldo lantas melebarkan kedua tangannya. Nomor punggung 7 bertuliskan 'Ronaldo' terpampang jelas di bagian ini.
''Dia sudah berada di rumah. Ronaldo,'' tulis caption Manchester United.
Para fans MU yang meramaikan kolom komentar, turut merasa bahagia dengan momen ini.
''Raja telah kembali!'' tulis warganet @timelineCR7
''Pemain terbaik di klub sepak bola terbaik,'' kata netizen lainnya, @alduhaymi.
Ronaldo sendiri diproyeksikan untuk melakoni debut keduanya di MU dalam laga melawan Newcastle United, Sabtu (11/9) malam WIB. Mampukah ia kembali bersinar bersama MU? Menarik dinantikan.
PELATIH Arsenal, Mikel Arteta yakin timnya membalikkan awal musim yang buruk di Liga Premier Inggris setelah jeda internasional selesai. Kekalahan memalukan 5-0 oleh juara bertahan Manchester City sebelum jeda internasional telah membuat Arsenal berada di dasar klasemen dengan tiga kekalahan dari tiga pertandingan pertama mereka.
The Gunners sejauh ini belum sekalipun mencetak gol dan sudah kebobolan sembilan gol. Arsenal akan menjamu sesama tim dasar klasemen, Norwich City, Sabtu (11/9) malam. Arteta mendapatkan tekanan untuk segera meraih kemenangan.
Namun, dia yakin jeda selama dua pekan telah memberinya waktu untuk mendapatkan pemainnya, yang pulih dari cedera. “Kami perlu istirahat untuk mencoba dan mendapatkan pemain kembali. Mudah-mudahan pada Sabtu, kami akan memiliki tim yang berbeda,” katanya dalam sebuah konferensi pers, Kamis (9/9)
“Kami memiliki skuad yang sama sekali berbeda. Ini tidak pernah terdengar sebelumnya. Sekarang kami harus membuatnya bekerja, kami harus maju bersama, membangun hubungan, chemistry, dan pemahaman. Kami harus melakukannya dengan sangat cepat.”
Pemain baru seperti Ben White siap dimainkan pada Sabtu seperti juga Gabriel Magalhaes, Eddie Nketiah dan Thomas Partey. Sedangkan, gelandang asal Swiss Granit Xhakadiskors menyusul kartu merahnya saat melawan Manchester City. “Saya sangat menantikan untuk semua pemain tersedia dan mencoba memulai musim seperti yang kami inginkan. Kami tidak ingin menggunakan alasan apa pun. Kami tahu betapa sulitnya memulai dengan cedera dan masalah covid-19 yang kami miliki,” tandasnya.
“Kami harus mengatur ulang sekarang. Kami perlu membuat semua orang kembali ke jalurnya dan mulai memenangkan pertandingan sepak bola, itulah yang kami harus dilakukan.”
Bila Arsenal kalah dari Norwich, itu akan menjadi pertama kalinya mereka kalah dalam empat pertandingan pertama di liga Inggris sejak 1923. Namun, Arsenal belum pernah dalam sejarah mereka gagal mencetak gol dalam empat pertandingan liga pembuka mereka.
Suporter Arsenal diketahui semakin tidak sabar dengan Arteta, tetapi pelatih asal Spanyol itu mengatakan bahwa klub sedang menjalankan proyek jangka panjang. “Kami telah mencoba menjelaskan proyek dan keputusan yang telah dibuat selama beberapa bulan terakhir. Jumlah perubahan dalam dua tahun terakhir hampir 30 pemain,” katanya.
“Ini adalah proyek yang kami yakini dan kami semua bertanggung jawab. Sekarang kami harus membuatnya berhasil.”
Arsenal juga berharap dapat memainkan pemain barunya asal Jepang, Takehiro Tomiyasu. Namun, semua itu bergantung pada izin kerja sang pemain. “Klub bekerja keras untuk mencoba dan mencapainya dalam beberapa jam ke depan,” kata Arteta tentang pemain yang diboyong Bologna tersebut. (OL-8)
Pada 2017, ketika dia berusia 28 tahun, Wortley meninggalkan rumahnya di Brixton, London Selatan, untuk mengikuti bagian pertama dari perjalanan David-Néel di Sikkim di timur laut India.
Mengikuti jejak para perempuan penjelajah pemberani dalam sejarah, Elise Wortley berharap dapat mendapatkan pencerahan dari para petualang ini dan menginspirasi generasi baru.
Pada 1911, mantan penyanyi opera Prancis dan lulusan sarjana beragama Buddha, Alexandra David-Néel membuat janji kepada suaminya.
Dia berjanji akan kembali dalam 18 bulan dan memulai apa yang nantinya berakhir sebagai ekspedisi hebat yang berlangsung selama 14 tahun menyusuri Asia menuju kota terlarang Lhasa. Dia bersumpah “menunjukkan yang bisa dilakukan seorang perempuan”.
David-Néel berjalan melalui Himalaya pada musim dingin membeku. Dia tidur di atas hamparan salju dan disebut-sebut memakan kulit sepatu botnya guna mencegah rasa lapar.
Dia pada akhirnya juga menyamar sebagai pengemis demi menyelinap ke ibukota Tibet pada tahun 1924, pada usia 55 tahun.
Dengan melakoni semua itu, David-Néel menjadi perempuan Eropa pertama yang memasuki Lhasa, yang kemudian tertutup dari dunia luar.
Namun David-Néel tetap menjadi penjelajah yang kurang dikenal, tidak seperti petualang tersohor macam Ernest Shackleton dan Edmund Hillary yang namanya telah diabadikan dalam buku-buku sejarah dan diajarkan di sekolah-sekolah.
Sebagian besar perempuan penjelajah seperti David-Néel, Nan Shepherd, dan Freya Stark telah dilupakan atau diabaikan, meskipun mereka mencapai prestasi yang bahkan hingga saat ini terlihat mencengangkan.
Sumber gambar, Keystone/Stringer/Getty Images
Keterangan gambar,
Alexandra David-Néel menulis tentang ekspedisinya selama 14 tahun menyusuri Asia dalam bukunya, My Journey to Lhasa.
David-Néel menulis tentang petualangan itu dalam buku My Journey to Lhasa, yang menggambarkan kebahagiaannya dalam “perjalanan menuju misteri ketinggian yang belum dijelajahi ini, sendirian dalam keheningan yang luar biasa, mencicipi manisnya kesendirian dan ketenangan”.
Buku itu akan terus menginspirasi para perempuan petualang, termasuk penjelajah zaman modern Elise Wortley, yang membaca buku itu ketika dia berusia 16 tahun di Colchester, Essex.
“Kisahnya secara menyeluruh benar-benar membuat saya berimajinasi Saya selalu memiliki pikiran untuk mengikuti jejaknya,” kata Wortley kepada saya.
Pada 2017, ketika dia berusia 28 tahun, Wortley meninggalkan rumahnya di Brixton, London Selatan, untuk mengikuti bagian pertama dari perjalanan David-Néel di Sikkim di timur laut India.
Dia berjalan selama satu bulan, menempuh jarak 750 kilometer dari Impong ke Gunung Kanchenjunga di sepanjang perbatasan Tibet pada ketinggian hingga 5.050 meter di atas permukaan laut.
“Saya menelusuri kembali rutenya, membaca ulang semua bukunya dan membuat peta,” ujar Wortley.
Namun ini adalah perjalanan yang berbeda. Wortley bertekad menggunakan perjalanannya demi menghidupkan kembali perhatian publik pada para perempuan penjelajah yang pemberani dalam sejarah.
“Saya hanya ingin lebih banyak orang tahu tentang para perempuan ini dengan menyebarkan kisahnya dan merayakan apa yang mereka capai, lantaran mereka secara perlahan mulai terlupakan,” katanya.
“Dulu, perempuan tidak dianggap serius dan tidak ada yang menganggap prestasi mereka setara dengan laki-laki. Mereka harus bekerja lebih keras.
“Bagi saya, hal yang menarik adalah mereka melakukan perjalanan yang sama dengan laki-laki, tetapi mereka memiliki begitu banyak beban ekstra untuk ditangani, serta masyarakat yang mengatakan, ‘Kamu seharusnya tidak melakukan itu, kamu harus menetap di rumah.'”
Sumber gambar, Getty Images
Keterangan gambar,
Lachen, sebuah kota terpencil di Sikkim, India, adalah titik awal perjalanan yang diilhami David-Néel di Wortley.
Tertarik untuk menciptakan kembali pengalaman David-Néel sepenuhnya, Wortley bertekad hanya menggunakan peralatan yang tersedia untuk perempuan Prancis pada dekade 1920-an.
Yang dia gunakan, antara lain mantel wol dari kulit yak, ransel kayu yang dia buat dari rongsokan kursi yang dia temukan di jalanan di Brixton, sebuah keranjang yang dia ikat dengan tali, termasuk pakaian dalam era 1920-an.
Wortley tidur di bawah tenda kanvas lwas dan hanya menggunakan kantong tidur daruratnya satu kali ketika cuaca terlalu dingin. Suhu di kawasan itu mencapai -15 derajat Celsius pada malam hari.
“Mantel wol yak itu tebal, tapi di malam hari benar-benar membeku,” ungkapnya.
Agar tetap hangat pada era 1920-an, David-Néel berlatih pernapasan Tummo, yaitu teknik kuno yang menghangatkan tubuh dari dalam.
Namun lantaran metode ini membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dikuasai, Wortley mengandalkan dua botol air panas, sebuah kemewahan kecil yang dulu juga dimiliki David-Néel.
Botol itu diisi dengan air yang dipanaskan di atas api guna bertahan dari suhu dingin.
“Saya cukup banyak menghabiskan malam mengisi ulang botol-botolnya. Saya tidak banyak tidur,” kata Wortley sambil tertawa.
Apakah dia pernah menyesali keputusannya untuk tidak menggunakan peralatan modern?
Sumber gambar, Woman with Altitude/Facebook
Keterangan gambar,
“Kisahnya secara menyeluruh benar-benar membuat saya berimajinasi Saya selalu memiliki pikiran untuk mengikuti jejaknya,” kata Elise Wortley.
“Ada saat-saat ketika saya menyesalinya, tentu saja. Tapi saya ingin mengalami apa yang dia alami. Satu-satunya cara untuk melakukan itu dan untuk benar-benar memahami betapa sulitnya itu baginya adalah melakukannya hanya dengan apa yang dia punya,” kata Wortley.
Wortley menambahkan bahwa proses meneliti semua pakaian dan peralatan milik David-Néel menjadi salah satu bagian yang paling menarik baginya.
Wortley merekrut sejumlah perempuan dalam timnya selama perjalanan. Mereka antara lain pembuat film, Emily Almond Barr dan pemandu keturunan Lepchas, Jangu.
Nama terakhir tadi merupakan penduduk asli Sikkim (sebuah daerah di bagian timur laut India).
Keduanya memilih mengenakan pakaian modern dan menggunakan peralatan modern.
Bepergian sebagai seorang perempuan jelas telah meningkat secara signifikan sejak 1920-an. Namun, kata Wortley, “kami masih menghadapi banyak hal yang sama, seperti perhatian yang tidak diinginkan.”
Dalam bukunya, David-Néel menulis tentang perhatian tidak mengenakan yang dia dapatkan selama perjalanannya.
Penjelajah perempuan lain yang pada masa itu disorot karena gaya berpakaiannya akhirnya memilih baju laki-laki.
Sumber gambar, Emily Almond Barr
Keterangan gambar,
Selama perjalanannya di India, Wortley ditemani oleh pemandu Jangu Lepcha dan pembuat film Emily Almond Barr.
Tetapi Wortley mengakui bahwa dalam banyak hal, perjalanan petualangan sebagai seorang perempuan jauh lebih baik pada hari ini.
“Dengan internet, Anda selalu tahu ke mana Anda pergi dan Anda selalu dapat berhubungan dengan orang-orang.
“Yang membuat saya berpikir, astaga, para perempuan saat itu, mereka benar-benar akan pergi sendiri dan yang mereka miliki hanyalah menulis surat untuk berhubungan dengan keluarga.”
Setelah perjalanan pertamanya itu, Wortley mulai meneliti sejarah para perempuan penjelajah lainnya yang petualangannya dapat dia tiru.
Dia menemukan lusinan perempuan penjelajah, antara lain penulis Skotlandia Nan Shepherd, yang dikenal dengan bukunya The Living Mountain yang mengisahkan penjelajahannya di pegunungan Cairngorm Skotlandia pada 1940-an.
Ada juga Freya Stark, penulis dan penjelajah perjalanan Anglo-Italia yang melintasi Timur Tengah dan Afghanistan pada abad ke-20.
Nama lain yang dia temukan adalah Zora Neale Hurston, penulis dan antropolog asal Amerika Serikat yang melakukan perjalanan ke Haiti pada dekade 1930-an untuk mendokumentasikan ritual dan kepercayaan voodoo.
Terinspirasi oleh para perempuan ini, Wortley terus melanjutkan petualangannya.
Dia telah mendaki puncak Cairngorms, berpakaian sebagai penjelajah tahun 1940-an seperti Nan Shepherd, lengkap dengan mantel wol, sepatu bot vintage setinggi lutut, rok katun, dan jatah ransum era perang.
Dia saat ini merencanakan perjalanan ketiga untuk musim panas mendatang, yang akan menciptakan kembali perjalanan ratu bajak laut Irlandia abad ke-16 Grace O’Malley dari barat Irlandia ke Inggris.
Wortley juga berharap untuk menjelajahi Kurdistan di Irak utara seperti yang pernah dilakukan Freya Stark.
Sumber gambar, Woman with Altitude/Facebook
Keterangan gambar,
Setelah dia mempelajari ihwal para perempuan ini dan petualangan mereka, Wortley juga menjadi lebih memahami tentang dirinya sendiri.
Tujuan Wortley adalah untuk terus menelusuri kembali langkah-langkah para perempuan pemberani ini dan mendokumentasikan pengalamannya dalam Woman with Altitude.
Dia juga berikhtiar untuk membuat dampak positif pada kehidupan para perempuan di komunitas yang dia kunjungi, mengumpulkan uang untuk amal seperti Scottish Women’s Aid and Freedom Kit Bags, sebuah badan amal yang memasok pembalut kain yang dapat digunakan kembali untuk para perempuan dan anak perempuan di Nepal dan India.
Wortley paham masih banyak yang harus dilakukan untuk meningkatkan profil para penjelajah perempuan ini.
Tatkala Wortley menghabiskan tiga pekan di Cairngorms mengikuti jejak Shepherd, dia membawa salinan buku The Living Mountain, sebuah penghormatan puitis ke pegunungan Skotlandia.
Meskipun buku itu dirayakan secara luas hari ini dan wajah Shepherd ada di uang kertas 5 poundsterling, Wortley menemukan bahwa orang-orang yang dia temui di Skotlandia acap kali tidak tahu siapa dia. Sebuah indikasi betapa pentingnya proyek Wortley.
Sumber gambar, Emily Almond Barr
Keterangan gambar,
Terinspirasi oleh penjelajah Skotlandia Nan Shepherd, Wortley mengenakan pakaian trekking tahun 1940-an untuk ekspedisi yang berlangsung selama tiga minggu ke Taman Nasional Cairngorms.
Setelah dia mempelajari ihwal para perempuan ini dan petualangan mereka, Wortley juga menjadi lebih memahami tentang dirinya sendiri.
“Kedengarannya murahan, tetapi saya telah belajar bahwa segala sesuatu mungkin terjadi, saya pikir saya tidak akan pernah bisa melakukan ini pada satu titik dalam hidup saya.”
Di awal usia 20-an tahun, Wortley menderita kecemasan dan serangan kepanikan.
“Saya tidak bisa benar-benar pergi bekerja, saya tidak bisa melakukan apa-apa. Itu benar-benar menahan saya.”
Dia juga menemukan betapa tangguhnya tubuh manusia.
“Terutama ketika saya sedang berjalan-jalan di India, [saya menemukan] tubuhmu dapat melakukan lebih dari yang Anda pikirkan.
“Bahkan ketika saya benar-benar lelah, saya masih bisa terus berjalan sedikit lebih lama,” katanya.
Saat dunia terbuka lagi, Wortley siap untuk mengikuti jejak para penjelajah ini sekali lagi, meningkatkan kesadaran akan pencapaian mereka dan bahkan mungkin menginspirasi generasi para perempuan petualang berikutnya.
Eramuslim.com – Dalam beberapa jam terakhir, santer kabar yang menyebutkan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dirawat di rumah sakit karena sakit.
Menurut Konsultan media dan politik, Hersubeno Arief, kondisi Megawati bahkan disebut-sebut sudah koma.
“Kondisinya sangat mengkhawatirkan, bahkan disebut-sebut sudah koma,” ujar Hersubeno dalam tayangan di kanal YouTube Hersubeno Point pada Kamis (9/9/2021).
Hersubeno mengaku mendapatkan pesan melalui WhatsApp dari seorang dokter. Menurut dokter tersebut, kabar bahwa Megawati sakit adalah valid.
“Seorang teman dokter mengirim pesan WA ke saya. Bunyinya gini: ‘Megawati koma. Titik. ICU RSPP. Valid 1.000 persen.’ Nah kalau ada seorang teman dokter yang mengirim berita semacam ini, saya jadi rada-rada yakin, walaupun tetap saja saya sebagai media harus melakukan verifikasi,” ujar Hersubeno.
Yang menguatkan dugaan bahwa Megawati benar-benar sakit, menurut Hersubeno, adalah sikap sejumlah pengurus DPP PDIP yang menolak memberikan komentar dan bingung, dan malah menganjurkan agar bertanya saja kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto.
“Sikap mendua, ragu-ragu dan tidak yakin dari para fungsionaris DPP PDIP ini membuat rumor itu semakin kencang,” kata Hersubeno.
Pendorong malware TeamTNT memiliki banyak mainan baru yang telah menyebabkan lebih dari 5.000 infeksi secara global karena alat antivirus (AV) berjuang untuk mengejar malware terbaru.
Jakarta – Masih terdapatnya temuan yang berulang atas hasil audit Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) berpengaruh terhadap tercapainya target Indikator Kinerja Utama (IKU). Sebagai salah satu strategi mengatasi permasalahan tersebut, Unit Kerja PBJ (UKPBJ) Kemenkumham mengadakan grup diskusi Community of Practice (CoP) PBJ.
Kepala Biro Pengelolaan BMN, Iwan Santoso mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai upaya penguatan kinerja UKPBJ, khususnya terkait fungsi pembinaan SDM dan kelembagaan Pengelola PBJ (PPBJ), serta menjadi forum diskusi, penyelesaian masalah, dan sarana pembelajaran dalam tatanan Corporate University (CorpU) Kemenkumham.
“Kegiatan CoP PBJ tentunya diharapkan dapat berpengaruh positif dalam pengelolaan PBJ di lingkungan Kemenkumham. Kami sangat optimis dan yakin bahwa dengan dukungan, juga kolaborasi kinerja penanggungjawab Sekretariat Wilayah (Setwil) UKPBJ Kemenkumham dalam tercapainya target IKU,” ucap Iwan pada sambutannya, Kamis (19/08/2021).
Kegiatan yang digagas oleh Biro Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) pada episode perdana ini bertemakan “Saya PPBJ, Saya Harus Apa?!” dilakukan secara daring dan live streaming YouTube.
Selain itu, kata Iwan, kegiatan ini diharapkan akan membentuk CoP PBJ di lingkungan Kemenkumham yang berkelanjutan. Tidak terbatas hanya dalam forum diskusi secara formal, tetapi juga dapat menjadi forum komunikasi bagi komunitas PBJ yang dapat berdiskusi kapanpun dan dimanapun.
“Komunikasi dapat dilakukan melalui media sosial dan media teknologi guna peningkatan kualitas pelaksanaan PBJ di lingkungan Kemenkumham,” ucap Iwan yang juga sebagai Kepala UKPBJ.
“Melalui kegiatan ini, saya harapkan seluruh peserta akan semakin meningkat pengetahuan dan semangatnya dalam melakukan usaha terbaiknya, dalam pengelolaan PBJ sehingga Rencana Strategi Kemenkumham tahun 2020-2024 dapat tercapai,” tegas Iwan.
Sebelumnya, Sekretaris UKPBJ Kemenkumham, Yekti Andriani, dalam laporan kegiatannya menyatakan bahwa giat CoP diselenggarakan secara bertahap setiap bulannya hingga akhir tahun 2021.
“Kegiatan ini dihadiri oleh 350 peserta yang terdiri dari pelaku pengadaan, baik dari lingkungan Kemenkumham maupun eksternal. Di dalamnya membahas permasalahan yang selama ini terjadi dalam praktik keseharian pengadaan, dengan metode pembahasan ringan dan mudah dipahami baik oleh para pelaku pengadaan, maupun pihak lain yang secara tidak langsung terlibat dalam pengelola PBJ,” terang Yekti. (Tedy, Safira, foto: tangkapan layar)
Kampung Wisata Sarugo (Saribu Gonjong) adalah objek wisata Sumatera Barat terletak di Kabupaten 50 Kota yang berjarak 43 Km dari Kota Payakumbuh dengan puluhan rumah bagonong bisa jadi pilihan tempat liburan terbaik di Ranah Minang. Kampung Sarugo terletak di Jorong Sei Dadok Koto Tinggi Kecamatan Gunung Omeh dan salah satu penerima API tahun 2020 dalam kategori objek wisata desa adat.
Kampung Sarugo ini adalah salah satu penerima API (Anugrah Pesona Indonesia) tahun 2020 dalam kategori Desa Adat. Kampung Sarugo ini memang pantas mendapat anugrah tersebut, selain karena masih terpiliharanya rumah adat minang di kampung ini, juga dari gonjong dan susunan rumah gadang yang ada di Kampung Sarugo ini dibangun dengan filosofi tersendiri. Kemudian, anak nagari di kampung ini masih mempertahankan permainan taradisional dan ketentuan adat masih dipegang teguh oleh masyarakat dan pemuka adat di Kampung Sarugo.
Untuk melihat suana Kampung Sarugo anda dapat melihat pada video di bawah ini: